{"id":6756,"date":"2021-07-19T20:26:15","date_gmt":"2021-07-19T13:26:15","guid":{"rendered":"https:\/\/smkn1setu.sch.id\/web\/?post_type=blog&amp;p=6756"},"modified":"2021-07-19T20:26:15","modified_gmt":"2021-07-19T13:26:15","slug":"membangun-peserta-didik-yang-berkarakter","status":"publish","type":"blog","link":"https:\/\/smkscibitung1.sch.id\/web\/?blog=membangun-peserta-didik-yang-berkarakter","title":{"rendered":"Membangun Peserta Didik Yang Berkarakter"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PENGERTIAN (PENDIDIKAN KARAKTER)<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(Kurikulum 2013)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pendidikan merupakan proses pembelajaran kebiasaan Sikap, Pengetahuan dan Keterampilan manusia yang diteruskan dari generasi sebelumnya kepada generasi berikutnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karakter merupakan akumulasi watak, sifat, dan kepribadian individu yang mengarah pada keyakinan dan kebiasaannya dalam kehidupan sehari-hari<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KEBIJAKAN DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA BARAT TENTANG MEMBANGUN PESERTA DIDIK YANG BERKARAKTER<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Dengan Meluncurkan Program \u201cJABAR MASAGI\u2019<\/strong><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Jabar Masagi\u00a0adalah\u00a0program\u00a0<a href=\"https:\/\/jabar.tribunnews.com\/tag\/pendidikan-karakter\">pendidikan karakter<\/a>\u00a0bagi pelajar untuk membekali masyarakat Jawa Barat dengan nilai-nilai baik yang selaras dengan cita-cita Jabar Juara Lahir Batin.<\/li>\n<li>Masagi adalah filosofi Sunda yang singkat dan padat tetapi memiliki makna yang mendalam.<\/li>\n<li>Kesimpulannya, \u00a0<a href=\"https:\/\/jabar.tribunnews.com\/tag\/jabar-masagi\">Jabar Masagi<\/a>\u00a0adalah menumbuhkan manusia Masagi Jawa Barat untuk<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 belajar merasakan (surti\/rasa),<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 belajar memahami (harti\/karsa),<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 belajar melakukan (bukti\/karsa), dan<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 belajar hidup bersama (bakti\/dumadi nyata) untuk melayani<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Nilai-Nilai Pendidikan Karakter<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menetapkan nilai-nilai pendidikan karakter sebagai prioritas pengembangan Penguatan Pendidikan Karakter. Dan lima karakter utama yang turut menetukan pentingnya pendidikan karakter yaitu:<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li><strong> Religius, <\/strong>Diwujudkan dalam perilaku melaksanakan ajaran agama dan kepercayaan yang dianut, menghargai perbedaan agama dan kepercayaan lain<\/li>\n<li><strong> Nasionalis, <\/strong>Ditunjukkan melalui apresiasi budaya bangsa sendiri, menjaga lingkungan, taat hukum, disiplin, menghormati keragaman budaya, suku, dan agama<\/li>\n<li><strong> Integritas, <\/strong>Meliputi sikap tanggung jawab, konsistensi tindakan dan perkataan yang berdasarkan kebenaran, menghargai martabat individu,\u00a0serta mampu menunjukkan keteladanan<\/li>\n<li><strong> Mandiri, <\/strong>Menjadi pembelajar sepanjang hayat, mempergunakan segala tenaga, pikiran, waktu untuk merealisasikan harapan, mimpi, dan cita-cita<\/li>\n<li><strong> Gotong royong, <\/strong>Diharapkan peserta didik menunjukkan sikap menghargai sesama, dapat bekerja sama, inklusif,\u00a0tolong menolong, memiliki empati dan rasa solidaritas.<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Yakinkah kalian masuk SMK&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..???<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan salah satu bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan kejuruan pada jenjang pendidikan sekolah lanjutan menengah sebagai lanjutan dari SMP, MTs, atau bentuk lain yang sederajat. Sekolah di jenjang pendidikan dan jenis kejuruan dapat bernama :<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) atau<\/li>\n<li>Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK), atau<\/li>\n<li>bentuk lain yang sederajat<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>(Undang-undang Sisdiknas Nomor 20 Tahun 2003).<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Penulis :<\/p>\n<p>Sugiyo, S.Pd, M.Pd, Kepala SMKN 1 Setu Kabupaten Bekasi<\/p>\n<p>Disampaikan dalam <em>Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) 19 Juli\u00a0 2021<\/em><\/p>\n<h6><\/h6>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":682,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","blog-kat":[22],"class_list":["post-6756","blog","type-blog","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","blog-kat-fromus"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/smkscibitung1.sch.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/blog\/6756","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/smkscibitung1.sch.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/blog"}],"about":[{"href":"https:\/\/smkscibitung1.sch.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/blog"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smkscibitung1.sch.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smkscibitung1.sch.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6756"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smkscibitung1.sch.id\/web\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/682"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/smkscibitung1.sch.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6756"}],"wp:term":[{"taxonomy":"blog-kat","embeddable":true,"href":"https:\/\/smkscibitung1.sch.id\/web\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fblog-kat&post=6756"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}